PERPUSTAKAAN UMG GELAR FORUM GRUP DISCUSSION BERSAMA PERPUSTAKAAN UMPO

BRT.PERPUS. TIM REDAKSI (MEI - PUSTAKAWAN) - 31 Juli 2026

Gresik, UPT. Perpustakaan & Penerbitan, Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) melakukan Benchmarking sekaligus Focus Group Discussion (FGD) ke Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) pada Jumat, 31 Juli 2026. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya Perpustakaan UMG untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan tata kelola perpustakaan perguruan tinggi, dengan membahas dua topik utama, yaitu brand marking (penguatan citra) perpustakaan dan sharing pengalaman terkait sertifikasi perpustakaan. Acara dimulai dengan sambutan antar kedua Kepala Perpustakaan, Bapak Yolan Priatna, S.IIP., M.A selaku Kepala Lembaga Layanan Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Ponorogo dan Bapak Dr. Zainal Mustakin, S.T., M.Eng selaku Kepala UPT. Perpustakaan & Penerbitan Muhammadiyah Gresik. Acara dilanjutkan dengan pendatanganan MoU, surat tindak lanjut kegiatan, penukaran vandel instansi, hingga foto bersama. Acara selanjutnya yaitu acara inti pada Forum Grup Discussion dan diakhiri dengan kunjungan ke seluruh sarana Perpustakaan UMPO.

Perpustakaan UMPO dipilih sebagai tujuan kunjungan karena telah lebih dulu berhasil melaksanakan Sertifikasi Perpustakaan dengan kompenen baru yaitu 6 Komponen untuk Perguruan Tinggi. Dalam forum FGD tersebut, tim Perpustakaan UMG banyak menggali informasi seputar proses sertifikasi yang telah dilalui Perpustakaan UMPO, mulai dari tahapan persiapan, kelengkapan dokumen pendukung, standar dan indikator yang harus dipenuhi, hingga strategi internal yang diterapkan sehingga proses sertifikasi tersebut dapat berjalan lancar dan sukses.

Selain aspek teknis, diskusi juga menyentuh pengalaman UMPO dalam menghadapi tantangan selama proses sertifikasi berlangsung, termasuk bagaimana membangun komitmen dan kerja sama antar-unit di lingkungan kampus agar seluruh persyaratan sertifikasi dapat dipenuhi dengan baik.

Selain isu sertifikasi, kedua pihak juga bertukar pengalaman terkait strategi brand marking atau penguatan citra perpustakaan. Topik ini dinilai penting mengingat citra dan branding yang kuat dapat meningkatkan minat kunjungan serta pemanfaatan layanan perpustakaan oleh mahasiswa, dosen, maupun civitas akademika secara lebih luas. Dalam sesi ini, dibahas pula bagaimana perpustakaan dapat membangun identitas yang khas melalui program-program layanan, publikasi kegiatan, hingga pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. Setel

Melalui kegiatan FGD ini, Perpustakaan UMG berharap dapat mengadopsi sejumlah praktik baik yang telah diterapkan Perpustakaan UMPO, sekaligus menjadikannya sebagai bahan evaluasi dan persiapan dalam upaya menuju sertifikasi perpustakaan UMG ke depan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat kerja sama antar-perpustakaan perguruan tinggi Muhammadiyah dalam rangka saling berbagi pengalaman dan meningkatkan kualitas layanan perpustakaan secara berkelanjutan.